Menjelang Piala Dunia 2026, ADI Predictstreet hadir dengan solusi prediktif baru yang memberikan peluang bagi para penggemar sepak bola untuk meramalkan hasil pertandingan dengan cepat. Platform ini, yang diluncurkan pada tanggal 8 Juni, pertama kali tersedia di Gibraltar dan kini telah memperluas kehadirannya ke 23 negara bagian di AS berkat kemitraan strategis dengan Fanatics Markets.
Dengan menggunakan teknologi blockchain canggih dari ADI Chain yang berbasis di Abu Dhabi, platform ini menggabungkan teknologi modern untuk memperkuat layanannya. Para pengguna dapat melakukan top-up saldo menggunakan mata uang tradisional atau digital, dan platform ini dioptimalkan untuk akses yang mudah dari perangkat mobile maupun desktop. Dengan menyediakan layanan streaming langsung dan data pertandingan secara real-time, ADI Predictstreet memudahkan pengguna untuk membuat dan menyelesaikan perkiraan dengan cepat selama permainan berlangsung.
CEO Dimitrios Psarrakis mengungkapkan bahwa visi utama ADI Predictstreet adalah untuk merevolusi interaksi penonton dengan acara olahraga langsung. Menuju Piala Dunia 2026, platform ini dirancang dengan memperhatikan keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi global, serta menjaga skalabilitasnya. Ini merupakan inovasi pertama yang memanfaatkan infrastruktur blockchain dari ADI Chain, memenuhi semua kebutuhan regulasi.
Meski berfokus pada pasar prediksi olahraga, ADI Predictstreet juga memiliki peluang untuk berkembang ke sektor seperti keuangan, teknologi, dan budaya. ADI baru saja mengumumkan kerjasama dengan DAZN, bertujuan untuk mengintegrasikan layanan prediksi pertandingan ke dalam ekosistem streaming langsung, meningkatkan daya saing platform ini di pasar AS bersama Fanatics Markets.